Pak Dewan, Tolong Perjuangkan Nasib Honorer K2 Landak!


By | 18.23 Leave a Comment
Nasib Honorer K2 di Kabupaten Landak

asncpns.com- Para honorer kategori dua (K2) yang sudah mengabdi puluhan tahun harus segera diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) agar bisa selesai masalahnya. Namun, seperti yang diketahui hal itu tidak bisa dilakukan begitu saja, perlu perencanaan yang matang salah satunya dari segi keuangan negara harus yang memadai. Bila tidak memadai maka pengangkatan tidak bisa diproses.

Kedatangan para honorer kategori dua (K2) Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) adalah untuk meminta diperjuangkan, agar mereka yang sudah mengabdi lama bisa diangkat menjadi CPNS seperti yang lainnya. Kedatangan para honorer ini untuk menyampaikan aspirasi di dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Landak.

Kedatangannya di gedung wakil rakyat DPRD Kabupaten Landak, mereka disambut langsung oleh Heri Saman sebagai Ketua DPRD Kabupaten Landak dan beberapa anggota DPRD lainnya seperti Yohanes dan Sarjono di ruang sidang dua. Mereka yang datang kebanyakan dari para guru anggota Forum Honorer K2 Kabupaten Landak.

Yopita selaku salah seorang dari honorer K2 itu menyampaikan kepada ketua dan anggota DPRD untuk memperjuangkan nasib mereka. "Tolong pak dewan, perjuangkan kami agar diangkat menjadi pegawai negeri sipil. Karena kami sudah mengabdi puluhan tahun menjadi guru. Bahkan di sekolahan tempat mengajar kami, guru PNS hanya 4 orang dan sisanya honorer semua," ujar Yopita, seperti dikutip dari Tribunnews, hari Kamis (28/1/2016)

Sementara itu, Jongnam selaku Juru Bicara Forum Honorer K2 Landak mengemukakan bahwa pihaknya meminta pengangkatan segera CPNS dari honorer K2 yang sudah mengikuti tes pada tahun 2014 lalu oleh pemerintah sendiri, agar segera menjadi pegawai tetap atau PNS. "Karena dari 200 lebih tenaga honorer sekarang ini, tersisa 104 orang belum diangkat menjadi PNS. Jika alasan kewenangan pengangkatan pegawai negeri adalah kewenangan pemerintah pusat, dan bukan daerah. Tapi kenapa di daerah lain seperti di Bengkayang mereka bisa diangkat," kata Jongnam.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: