Pemko Batam Lakukan Aksi Bersih Bersih Pegawai


By | 22.41 Leave a Comment
Aksi Bersih-Bersih Pegawai

asncpns.com - Banyaknya tenaga honorer yang bekerja di lingkungan pemerintahan, pada akhir-akhir ini dirasa kurang efektif dan efisen sehingga perlu dilakukan aksi bersih-bersih pegawai. Aksi ini dilakukan karena sering ditemukannya honorer yang buruk kinerjanya seperti jarang masuk kerja, hanya bermalas-malasan sampai menunggu gaji tiba dan lainnya. Tentunya hal itu tidak dibenarkan dan bila dibiarkan terus-menerus akan menyebabkan dana anggaran di APBN setiap tahunnya boros atau terbebani.

Seperti yang terjadi di Kota Batam. para honorer yang berada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam Provinsi Kepulauan Riau berjumlah 4.431 orang. Kepada sejumlah honorer itu dilakukan aksi bersih-bersih pegawai. Dalam aksi itu, dihasilkan honorer yang akan terancam dirumahkan alias tidak lagi diperpanjang kontrak kerjanya sekitar 4.138 orang dan hanya sebanyak 293 honorer yang kontraknya dipastikan akan diperpanjang tahun 2016 ini.

Para honorer yang diperpanjang kontraknya berdasarkan surat keputusan (SK) dari masing-masing pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), hanya ada 293 honorer yang akan diperpanjang berdasarkan SK Wali Kota Batam. Sedangkan sisanya sebanyak 4.138 dari jumlah keseluruhan honorer di Kabupaten Batam, yang terancam dipecat itu hampir di semua  SKPD.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Batam M Sahir, menuturkan bahwa para honorer yang tidak tercantum dalam SK tidak akan diperpanjang kontraknya. "Selain honorer yang direkrut berdasarkan SK Wali Kota, tidak akan diperpanjang kontraknya," ungkap Sahir kepada wartawan di Batam, hari Jumat (29/01/2016).

Menurut data SKPD, dari Dinas Pendidikan Kota Batam yang paling banyak direkrut atau diperpanjang kontrak pegawai honorernya karena berdasarkan SK SKPD yang berjumlah 1.863 orang. Namun,  hanya ada 7 honorer di Dinas Pendidikan Kota Batam yang akan direkrut berdasarkan SK Wali Kota Batam. Umumnya tenaga guru. Disamping itu, dari Dinas Kesehatan sebanyak 370 orang. Berdasarkan SK Wali Kota Batam hanya ada 12 honorer di Dinas Kesehatan yang direkrut. Umumnya tenaga medis, yaitu dokter, perawat, bidan dan lainnya.

Selain itu, di Dinas Kebersihan dan Pertamanan sebanyak 808 tenaga harian lepas (THL), di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) ada 18 orang, Sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Batam ada 106 orang.

Selanjutnya, di Dinas Pekerjaan Umum 56 orang, Dinas Tata Kota 139 orang, BPM PTSP 22 orang, Bapedal 10 orang, Bapeko 1 orang, Dinas PMK UKM 20 orang, Kanpora 26 orang, Kesbangpol 2 orang, Dispenda 110 orang, Satpol PP 519 orang, BPM 23 orang, Dinsos 15 orang, Sekda 8 orang, Badan Pertanahan 3 orang, Disduk Capil 8 orang, Badan Pemberdayaan Perempuan 9 orang, Dinsos 15 orang, Disnaker 2 orang, BPM 23 orang, inspektorat 2 orang, dan Korpri 1 orang.

Seperti yang diketahui, keberadaan tenaga honorer tentunya sangat membantu pekerjaan PNS di tiap-tiap SKPD. Namun, tak ada salahnya bila tenaga hononer ingin mencoba peruntungan nasib menjadi seorang PNS. Tentunya untuk mendapatkan posisi PNS, tidak semudah membalikan telapak tangan, tetapi harus melalui proses yang ketat karena bersaing dengan ribuan bahkan sampai jutaan orang diluaran sana yang memiliki tujuan sama meraih posisi PNS dengan posisinya yang sangat terbatas dan tidak semua peserta bisa lolos seleksi CPNS. Banyak tahapan untuk menjadi seorang PNS, adapun untuk tahapan pertama ini melalui tes seleksi CPNS.

Alangkah baiknya bagi yang akan mengisi posisi PNS sesuai formasi yang dibutuhkan pusat atau daerah, segera melakukan persiapan sedini mungkin dengan mempelajari materi CPNS yang bisa merujuk Paket LKIT sebagai sumber bahan pembelajaran materi CPNS terbaik.

Yang ingin mengetahui format soal CPNS terbaru yang sudah diserahkan kemendikbud kepada kemenpan silahkan klik disini

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: