Pemko Batam Tak Terima Honorer Kecuali Tenaga Kesehatan


By | 05.11 Leave a Comment
Kebutuhan Tenaga Kesehatan di Batam

asncpns.com- Jumlah honorer pada saat ini sudah melebihi jumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang ada. Hal ini diperkuat oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam Provinsi Kepulauan Riau yang menyatakan jumlah pegawai yang bukan termasuk pegawai tetap yang ada di lingkup daerah pemerintahannya sudah mencapai 4.000-an orang.

Rudi selaku Wakil Wali Kota Batam mengatakan bahwa tenaga honorer di lingkungan Pemko Batam berjumlah 4.000-an orang dan jumlahnya itu telah melebihi jumlah PNS yang ada."Honorer sudah empat ribuan lebih. Sebanyak itu, melebihi PNS," kata Rudi, seperti dikutip dari Tribunnews, hari Senin (1/02/2016).

Rudi menambahkan bahwa mengingat banyaknya jumlah honorer itu maka pihaknya tidak akan menerima tenaga honorer lagi, kecuali untuk tenaga kesehatan akan dilakukan penerimaan. "Tidak ada kata lain, honorer akan kita seleksi juga, karena jumlahnya sangat banyak. Nanti tidak boleh ada penambahan lagi, kecuali tenaga kesehatan. Kalau pendidikan yang ada dulu dimaksimalkan, kalau memang dibuka tunggu dulu sesuai kebutuhan. Nanti kita bentuk tim seleksinya, itu ketua timnya pak Sekda dibantu kepala BKD," kata Rudi.

Rudi menyebutkan, pihaknya terhadap pegawai honor dan tenaga harian lepas (THL) yang ada di lingkungan pemerintahan Kota Batam sudah dilakukan verifikasi ulang. Tambahnya, hal ini dilakukan agar mendapat surat keputusan (SK) Wali Kota Batam. Pasalnya, orang yang berwenang mengangkat pegawai adalah kepala daerah, sesuai dengan ketentuan yang ada di Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). Sehingga, pegawai honorer dan THL diharuskan mendapat SK Wali Kota Batam terlebih dahulu bila ingin diangkat oleh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Sementara, M. Sahir sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Batam mengatakan bahwa dengan menggunakan sistem yang sudah banyak diterapkan di SKPD yaitu dengan teknologi informasi, kebutuhan pegawai juga berkurang sehingga dari verifikasi saat ini bisa berdampak pada pengurangan tenaga PTT. "Kan kerja sekarang sudah IT, bukan manual. Makanya diverifikasi. Apakah bidang tertentu, masih dibutuhkan atau tidak,"kata dia.

Mengenai kebutuhan tenaga honorer di lingkup Pemko Batam, dijelaskan Sahir bahwa biasanya berdasarkan pertimbangan dari kepala SKPD setempat yang memutuskan untuk merekrut pegawai honorer. "Misalnya dinas PU, untuk penanggulangan air di BLP, diperlukan tenaga untuk checking lapangan, operator alat berat, sopir truk, dan tenaga lainnya. Kalau mereka itu tidak diterima lewat honorer, pegawai negerikan belum tentu punya kemampuan-kemampuan yang seperti itu. Kalau kita mau tunggu buka formasi baru jugakan lama. Sekarang saja formasi baru masih sedang moratorium," tutupnya.

Seperti yang diketahui, Pemko Batam tidak akan menerima tenaga honorer lagi karena jumlahnya sudah mencapai 4.000 orang melebihi jumlah PNS yang ada di lingkungan Pemko Batam. Namun, hal ini ada pengecualian bagi tenaga kesehatan yang sedang Pemko Batam butuhkan. Segera persiapkan diri dengan banyak belajar materi tes kompetensi dasar (TKD) CPNS yang terdiri dari TKP (tes karakteristik pribadi), TIU (tes intelegensi umum) dan (Tes Wawasan Kebangsaaan) yang bisa merujuk pada Paket LKIT.

Selain itu, untuk tes kompetensi bidang (TKB) kesehatan bisa mempelajari Paket LKIT seperti TKB Kebidanan, TKB Keperawatan sampai TKB Kedokteran yang meloloskan 3000 CPNS murni.

Berikut adalah contoh Format Soal Kebidanan yang ada dalam Paket LKIT TKB Kebidanan:

1. Rujukan pelayanan laboraturium yang benar adalah
A. Bidan – Lab PKM – Lab BP4 – Lab RS kls C – Lab RS kls B – Lab RS kls A
B. Bidan – Lab PKM – Lab BP4 – Lab RS kls A – Lab RS kls B – Lab RS kls C
C. Bidan – Lab PKM – Lab RS kls C – Lab RS kls B – Lab RS kls A – Lab BP4
D. Bidan – Lab BP4 – Lab PKM – Lab RS kls C – Lab RS kls B – Lab RS kls A
E. Bidan – Lab PKM – Lab RS kls C – Lab RS kls B – Lab RS kls A – Lab BP4

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: