Pemkot Cirebon Kekurangan 2.500 PNS


By | 18.15 Leave a Comment
PNS Pensiun Kota Cirebon

asncpns.com - Kekurangan pegawai negeri sipil (PNS) dalam jumlah banyak setiap tahunnya menyebabkan kebutuhan pegawai di masing-masing satuan kerja pegawai daerah (SKPD) meningkat. Hal ini dirasakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon Provinsi Jawa Barat yang sedang mengalami kekurangan sekitar 2.500 PNS. Selain itu, ditambah dengan akan pensiunnya ratusan PNS pada tahun ini yang menyebabkan kekurangan pegawai di Cirebon semakin parah.

Anwar Sanusi selaku Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cirebon mengatakan bahwa sekitar 100 pegawai fungsional umum, 32 pegawai eselon IV dan tujuh orang pegawai eselon III yang akan pensiun di tahun 2016 ini. "Pejabat yang mau pensiun itu tersebar di beberapa SKPD," ungkap Anwar, seperti dikutip dari Republikanews, hari Selasa (02/02/2016).

Anwar menambahkan, Pemkot Cirebon berharap agar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB) bisa memberikan toleransi kepada Pemkot Cirebon untuk ikut melaksanakan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2016. Menurutnya, hal ini disebabkan adanya ratusan PNS yang pensiun pada tahun ini membuat kekurangan jumlah PNS di Kota Cirebon menjadi semakin parah. "Kami berharap ada sikap dari pemerintah pusat untuk mengatasinya. Apakah pembukaan CPNS atau P3K. Intinya, kekosongan ini jangan dibiarkan," kata Anwar.

Sementara Wali Kota Cirebon, Nasrudin Aziz mengatakan dia akan menyerahkan data jumlah PNS termasuk PNS yang pensiun di tahun ini. Kemudian, akan mendatangi KemenPAN-RB untuk meminta toleransi agar Pemkot Cirebon diijinkan melaksanakan tes seleksi penerimaan CPNS. "Kita sedang mengajukan permohonan agar Kota Cirebon diberi toleransi untuk mengatasi kekurangan PNS," papar Azis.

Disamping itu, Wahyo selaku Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cirebon memaparkan bahwa pihaknya akan memerdayakan tenaga guru yang ada dan mengoptimalkan peran perguruan tinggi di Kota Cirebon untuk turut membantu mengajar di sekolah. Tambahnya, hal ini bertujuan untuk mengatasi masalah guru berstatus PNS yang akan pensiun di tahun 2016 sebanyak ratusan orang. "Sebetulnya kita tidak kekurangan guru karena banyak lulusan atau sarjana keguruan dari universitas yang bisa mengajar di sekolah. Tapi guru PNS tentu kekurangan," ujar Wahyo.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: