Pemprov Kaltara Ingin Bebas Moratorium CPNS


By | 06.17 Leave a Comment
Klatara Inginkan CPNS

asncpns.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) meminta kepada Presiden Republik Indonesia (RI) agar Kaltara diberikan perlakuan khusus dengan tidak diberlakukannya moratorium atau penghentian sementara penerimaan CPNS. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo berkunjung ke Tarakan pada hari Rabu (23/03/2016) untuk peresmian terminal baru Bandara Internasional Juwata. Hal ini dimanfaatkan oleh Pemprov Kaltara untuk menyampaikan beberapa hal menyangkut kebutuhan daerahnya.

Irianto Lamrie selaku Gubernur Kaltara menyampaikan bahwa dirinya menginginkan perlakuan khusus dari presiden untuk tidak memberlakukan moratorium CPNS di Kaltara. Dijelaskannya, permintaan itu dilakukan untuk memperjuangkan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pasalnya, Kalimantan Utara masih sangat membutuhkan tambahan pegawai. “Saya mengusulkan kepada Bapak Presiden kiranya kebijakan moratorium penerimaan PNS tidak diberlakukan kepada Provinsi Kalimantan Utara,” ujar Irianto Lamrie dalam sambutannya di hadapan Jokowi pada peresmian terminal baru Bandara Internasional Juwata.

Irianto menambahkan, Pemprov Kaltara masih memerlukan ribuan PNS untuk di sejumlah formasi. Jelasnya, sejumlah formasi itu diantaranya, tenaga pendidik atau guru. Hal ini disebabkan, pihaknya masih membutuhkan sekira 5 ribu guru dimulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sampai sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Dirinya memaparkan, saat ini jumlah pegawai negeri sipil (PNS) baru mencapai 800 orang lebih. Kekurangan jumlah PNS tak hanya menimpa guru-guru, tetapi juga pada sejumlah tenaga PNS yang berdinas di sekretariat Pemprov Kaltara dan dinas-dinas.

Sementara, orang nomor satu di Indonesia menanggapi permintaan Pemprov Kaltara dan menghasilkan respon positif, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di Kaltara. Dikatakan Jokowi, mengingat Kaltara sebagai provinsi baru, maka  permintaan yang telah diusulkan itu wajar saja. “Kalau guru tidak ada masalah. Tapi kalau yang PNS nanti kita akan lihat,” kata Jokowi.

Masih berlakunya moratorium CPNS sampai tahun 2019 mendatang, bukan berarti tidak ada penerimaan PNS baru di tiap tahunnya. Namun, penambahan PNS baru ini hanya berlaku di formasi terbatas yaitu di formasi tenaga pendidik, tenaga kesehatan, tenaga penegak hukum dan lulusan sekolah ikatan dinas.

Segera persiapkan diri untuk anda yang bercita-cita sebagai seorang PNS dan yang akan menjadi bagian dari PNS di salah satu formasi terbatas, dengan bersungguh-sungguh mempelajari materi CPNS dan jangan sia-siakan waktu yang tersisa sebelum dikeluarkannya jadwal pelaksanaan tes seleksi CPNS. Kami sarankan anda menggunakan Paket LKIT sebagai sumber materi CPNS terbaik yang sudah meloloskan 3000 CPNS murni.  

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: