Fix! Honorer Wajib Tes CPNS!


By | 20.20 Leave a Comment
Tes CPNS
asncpns.com - Setelah bertubi-tubi intervensi untuk menyelesaikan permasalahan honorer oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang meminta Pemerintah untuk mengangkat langsung para honorer tanpa tes dan meminta pemerintah untuk tidak merekrut dari jalur jalur umum agar semua honorer bisa diangkat, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) tetap tidak bergeming.

Yuddy Chrisnandi menegaskan bahwa untuk pengangkatan CPNS dari pelamar tenaga honorer K-II tetap menggunakan skema tes tulis. "Saya pastikan di sini bahwa jalur satu-satunya menjadi pegawai pemerintah adalah melalui tes," ujarnya di kantor Kementerian PAN-RB.

Tes CPNS itu mutlak harus dilakukan untuk menyaring para pelamar, karena  tanpa tes seseorang tidak bisa menjadi pegawai negeri. Termasuk bagi para tenaga honorer K-II yang akan diangkat lagi menjadi CPNS Agustus nanti.

Tes ini khusus untuk para honorer K-II yang valid dan pernah mengikuti tes sebelumnya, tapi mereka gagal karena terbatasnya kuota. Kuota tahun lalu sekitar 150 ribu formasi tidak terserap optimal dan ketika dilakukan pemberkasan NIP ternyata masih ada sisa sekitar 30 ribu. Sisa inilah yang akan dijadikan kuota khusus jalur honorer.

Yuddy tidak lupa mengingatkan bahwa tes tulis bagi tenaga honorer K-II nanti bukan sekedar formalitas. Tetapi benar-benar ajang untuk menyaring para honorer dan tes untuk mengetahui kompetensi dasar (TKD). Meskipun tenaga honorer K-II sudah pernah mengikuti tes tahun lalu, tetap harus kembali ikut tes dalam pengangkatan tahun ini.

Tak lupa Menpan juga menghimbau untuk tidak terpengaruh oleh iming-imingi calo yang menjanjikan bisa meluluskan tes CPNS maupun diangkat. Karena dirinya menjamin tes CPNS 2015 bersih dari KKN. Masyarakat diharapkan tidak lagi percaya adanya praktek percaloan semacam ini. Karena tes tulis CPNS dilakukan dengan sistem terpusat kepada tim panitia seleksi nasional (Panselnas), sehingga orang-orang di daerah atau di instansi tidak memiliki otoritas menilai hasil tes tulis.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: