Informasi CPNS Klaten 2016


By | 23.23 Leave a Comment
CPNS

asncpns.com - Alokasi dana senilai Rp 180 juta dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 akan disiapkan untuk kegiatan perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun depan. Namun, hingga sekarang ini masih belum ada pemberitahuan resmi dari KemenPAN RB mengenai kejelasan ada atau tidaknya penerimaan CPNS 2016. 

Adanya tes CPNS di Klaten tahun 2016 ini guna mengisi beberapa kebutuhan tenaga PNS di Kabupaten Klaten. Edy Hartanta sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Klaten Provinsi Jawa Tengah memaparkan tentang persiapan anggaran yang bertujuan mengantisipasi pemerintah pusat dalam memberikan kuota perekrutan CPNS tahun 2016.

“Ini sebagai persiapan agar nantinya tidak kebingungan ketika ada kepastian rekrutmen. Sampai sekarang memang belum ada informasi resmi soal rekrutmen itu dari Kemenpan RB,” ungkap Edy saat dihubungi Minggu (22/11/2015), seperti dikutip dari Solopos.com hari Senin (23/11/15) kemarin,

Menurutnya, Pemkab Klaten harus terus menginformasikan segera mengenai kondisi kekosongan para abdi negara atau PNS di Kabupaten ke pemerintah pusat secara online. Pasalnya, informasi tersebut harus sudah terkumpul pada akhir bulan November ini


“Saat ini kami baru menginformasikan ke Kemenpan RB kondisi PNS di Klaten termasuk kekurangannya. Pelaporan ini sifatnya online dan ditarget rampung akhir November. Ini diharapkan bisa menjadi dasar nantinya untuk melakukan rekrutmen,” tuturnya.

Melalui perhitungan analisis jabatan (Anjab), total keseluruhan pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Klaten mencapai 13.400-an orang, sedangkan kekurangan PNS mencapai 5.000-an orang diantaranya untuk tenaga pendidik, tenaga medis, sampai tenaga teknis. Namun paling banyak adalah kekurangan  tenaga pendidik yang disebabkan oleh faktor pensiun, kematian, atau pemecatan yakni sebanyak 4000-an orang

Edy menuturkan bahwa periode Januari sampai Maret tahun depan akan ada sekitar 700 orang yang akan pensiun, paling banyak dari tenaga guru karena sudah memasuki masa pensiun yang menginjak usia 60 tahun.

Sedangkan mengenai penggajian pegawai, Sumarno yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) memastikan tidak ada kenaikan gaji di tahun 2016 yang akan datang. Melainkan para PNS hanya akan diberi tunjangan untuk hari raya saja sebesar gaji yang biasa diterima pada satu bulannya. Dana yang dikeluarkan untuk tunjangan hari raya (THR) itu atas dasar asumsi anggaran dari pemkab, sebesar Rp 65 miliar melalui APBD yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU) 2016.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: