Pemkab Kulon Progo Terima PNS Mutasi


By | 16.00 Leave a Comment
Kulon Progo Mneerima PNS Mutasi
asncpns.com- Kabar gembira bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang ingin mutasi atau pindah tugas ke daerah lain. Pasalnya, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah membuka penerimaan PNS mutasi dari daerah lain, khususnya guru PNS sekolah dasar (SD). Penerimaan PNS mutasi ini sebagai upaya menambah jumlah PNS di Kabupaten Kulon Progo .

Hasto Wardoyo selaku Bupati Kulonprogo mengatakan bahwa karena adanya moratorium calon pegawai negeri sipil (CPNS), membuat pihaknya belum diizinkan melakukan penerimaan CPNS di Kulon Progo. “Kalau merekrut PNS baru memang tidak boleh. Tetapi kalau menarik PNS daerah lain untuk pindah ke sini boleh,” ungkap Hasto Wardoyo, Senin (21/03/2016)

Dirinya menambahkan, karena belanja pegawai di wilayah Kulon Progo masih cukup tinggi membuat Pemkab Kulon Progo sudah empat tahun lalu tidak diperbolehkan melakukan penerimaan PNS baru. Lanjutnya, disamping itu, Kulon Progo ada sedikitnya 300 PNS yang pensiun setiap tahunnya. Sehingga, Kulon Progo tengah mengalami kekurangan jumlah PNS khususnya tenaga pengajar. “Karena itulah, kami menerima sebanyak-banyaknya PNS daerah lain yang ingin pindah tugas di Kulonprogo,” jelasnya

Hasto memaparkan, diharapkan bisa menjadi daya tarik PNS dari daerah lain untuk pindah ke Kulon Progo. Sebab, di Kecamatan Temon akan dibangun bandara baru. Kulonprogo, diperkirakan akan ada kekurangan guru PNS sekolah dasar sebanyak 200 orang.

Dirinya menuturkan bahwa dalam penerimaan mutasi PNS ini, pihaknya lebih mengutamakan pengalaman serta komitmen PNS untuk bekerja keras membantu perkembangan Kulon Progo. Sebab, Pemkab Kulon Progo tidak menerapkan standar tinggi untuk PNS daerah lain yang ingin pindah tugas ke Kulon Progo, termasuk pendidikan. “Selama ini, sudah ada PNS daerah lain yang pindah ke sini. Seperti beberapa waktu lalu saya kunjungan ke Jambi, ada camat di sana yang dulunya transmigran dari DIJ ingin pindah tugas di Kulonprogo. Lalu kami akomodasi dan sekarang bertugas di Dinas Kebudayaan,” tambahnya.

Dirinya menjelaskan bahwa PNS yang berpendidikan tinggi jumlahnya sedikit, sedangkan yang berpendidikan di bawahnya justru semakin banyak. Hal ini disebabkan, para PNS yang dibutuhkan tidak harus berijazah Sarjana (S1) karena lulusan sekolah menengah atas (SMA) atau SMK sudah cukup dibutuhkan. Misalnya untuk bekerja menjadi teknisi di Dinas Pekerjaan Umum (DPU).“Kalau kemudian ada daerah yang memangkas PNS karena mensyaratkan pendidikan sarjana, saya rasa itu konyol. Di Kulonprogo tidak seperti itu, karena justru malah tidak memeratakan pekerjaan,” tuturnya.

Bagi anda yang ingin menjadi PNS, segera persiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi tes seleksi CPNS, dengan mempelajari sumber materi CPNS terbaik yang bisa dibantu menggunakan Paket LKIT. Adapun contoh soal CPNS tahun 2016, bisa dilihat disini


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: