Herman: Masyarakat Jangan Mudah Tertipu, Seleksi CPNS Meliputi Seleksi Administrasi dan TKD serta TKB


By | 18.43 Leave a Comment
Herman Suryatman
asncpns.com - Beberapa waktu lalu, Menteri Yuddy Chrisnandi menyatakan bahwa untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil tahun (CPNS)  2016 pihaknya akan mengumumkannya pada bulan Juli dan seleksi akan dilakukan pada bulan Agustus. Namun belum juga diumumkan, penerimaan CPNS 2016 sudah diwarnai aksi penipuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap IR yang  melakukan penipuan terhadap beberapa korban dengan mencatut nama Menteri Yuddy Chrisnandi dengan mengaku sebagai keponakan Menteri Yuddy dan mengaku bisa meluluskan CPNS asalkan dengan imbalan sejumlah uang.

Dalam siaran pers, Herman Suryatman selaku Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Menteri Yuddy Chrisnandi tidak mengenal tersangka dan tidak ada hubungan keluarga yang mencatut nama Menteri Yuddy. Pihak berwajib diminta untuk memproses tersangka sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Herman menghimbau untuk seluruh Masyarakat Indonesia tidak mudah tertipu dan percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan bisa meluluskan menjadi PNS. Sesuai dengan UU no 5 tentang ASN, penyelenggaraan seleksi CPNS dilakukan secara akuntabel transparan dan objektif sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi.

Masyarakat diminta untuk segera melaporkan jika ada informasi terkait penerimaan CPNS yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sumbernya, apalagi terindikasi ada modus penipuan di dalamnya. Masyarakat bisa melaporkannya langsung ke Polisi atau melalui kanal pengaduan yakni email halomenpan@menpan.go.id dan/atau portal lapor.go.id.
 
Menurut Herman, seleksi CPNS  yang dimaksud dalam UU No. 5 tentang ASN meliputi seleksi administrasi, Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT), serta Tes Kompetensi Bidang (TKB).Tak ada uang sepeserpun yang harus dikeluarkan oleh para peserta untuk mengikuti seleksi CPNS.

Pada seleksi CPNS tahun 2014, seleksi CPNS telah menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dianggap transpara dan objektif karena hasil tes bisa dilihat oleh peserta bahkan oleh masyarakat luas tepat setelah seleksi CAT selesai digelar. Dengan demikian, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tidak bisa "memainkan'" siapa yang lulus dan siapa yang tidak, serta tidak ada lagi istilah "CPNS titipan".

Berhasilnya tes TKD dengan menggunakan sistem CAT, membuat pemerintah untuk mengaplikasikan sistem CAT tersebut dalam seleksi TKB. Hal ini dikarenakan pada tahun 2014 lalu masih ada laporan-laporan dari PTUN mengenai hasil TKB, bahkan banyak pihak yang menyalahgunakan TKB demi kepentingan pribadi.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: