Guru PNS Menjadi Orang Tua Asuh?


By | 01.51 Leave a Comment
Orang Tua Baru Anak Tidak Mampu

asncpns.com- Menjadi orang tua asuh merupakan tugas yang sangat mulia karena sama seperti mengasuh anak sendiri yang tak mengenal rasa lelah. Seperti yang terjadi di Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah. Para guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) mempunyai tugas sampingan yaitu untuk bersedia menjadi Orang Tua Asuh (OTA) bagi anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu. Hal ini merupakan permintaan Bupati Kabupaten Karanganyar agar tidak ada anak yang putus sekolah di daerahnya.

Yuliatmono sebagai Bupati Kabupaten Karanganyar mengatakan bahwa para PNS di Kabupaten Karanganyar diminta untuk berperan menjadi OTA anak usia sekolah dari keluarga yang tidak beruntung. ''Kami minta dengan penuh kesadaran guru PNS menjadi (OTA) anak usia sekolah dari keluarga tak mampu, maupun anak berkebutuhan khusus yang rentan putus sekolah,'' kata Yuliatmono, seperti dikutip dari Republikanews, hari Rabu (03/02/2016).

Yuliatmono menambahkan, guru PNS yang menjadi OTA diminta mencari murid dan dapat
membiayai pengasuhan dengan membayar tunai baik yang tidak mampu secara ekonomi maupun murid yang berstatus anak yatim, piatu dan yatim piatu. Dirinya juga mengaku, itu semua berkat guru PNS menjadi OTA.

Adapun cara pembayaran guru pengasuh hanya diberikan setahun sekali pada saat masuk sekolah atau ketika kenaikan kelas. Selama ini dana asuh yang diberikan kepada OTA adalah Rp 150 ribu untuk siswa sekolah dasar (SD) sederajat, Rp 250 ribu untuk siswa sekolah menengah pertama (SMP) sederajat dan Rp 350 ribu untuk siswa sekolah menegah atas (SMA) sederajat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan memberikan bantuan yang sesuai dengan keterampilan yang dimiliki. Seperti, punya keterampilan menjahit akan dibantu mesin jahit. Dengan syarat, guru bisa menyampaikan keterampilan yang dimliki orang tua dari anak asuhnya. Diharapkan, dengan adanya bantuan itu, kehidupan ekonomi bisa meningkat.

Sementara, Siti Khomsiyah sebagai Ketua Lembaga Gerakan Nasional OTA (LGNOTA) Kabupaten Karanganyar menjelaskan, lembaga yang dipimpin memiliki peran strategis. Tambahnya, pelaksanaan Wajib Belajar (Wajar) pendidikan dasar dapat berjalan dengan lancar karena LGNOTA diwujudkan.

Siti menjelaskan, jumlah anak asuh yang dibantu melalui LGNOTA di Kabupaten Karanganyar cukup banyak. Pasalnya, di tahun 2013 jumlah anak asuh tercatat 1.014 siswa. Kemudian di tahun 2014 meningkat menjadi 2.857 orang. Sedangkan di tahun 2015, mengalami penurunan menjadi 1.064 orang.

Dirinya juga menambahkan, sejumlah perusahaan yang bisa menjadi mitra kerja mempunyai dana Coorporate Social Responsibility (CSR) untuk kegiatan sosial. Sebab, LGNOTA selain menggandeng guru PNS dan Ormas menjadi OTA, juga membidik sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Karanganyar dan diharapkan dapat menyalurkan dana CSR untuk membiayai anak asuh.

Begitupun dengan anda yang ingin menjadi CPNS tahun ini di formasi terbatas yaitu tenaga pendidik, tenaga kesehatan, tenaga penegak hukum dan sekolah ikatan dinas segera rencanakan waktu dan persiapkan diri untuk mempelajari materi CPNS yang bisa dibantu Paket LKIT yang telah meloloskan 3000 CPNS murni.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: