Setiawan: Saat ini Kami Merekrut IPDN, Bukan CPNS!


By | 19.33 Leave a Comment
Rekrut IPDN
asncpns.com- Melanjutkan sekolah ke sekolah ikatan dinas Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tentunya tak luput dari tes seleksi calon praja (Capra) IPDN. Salah satu tes yang menentukan menjadi Capra adalah sama seperti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yaitu tes kompetensi dasar (TKD). TKD merupakan tes akademis yang bertujuan menggali pengetahuan, keterampilan dan sikap atau perilaku peserta ujian. Adapun materi dalam TKD itu sendiri yaitu tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU) dan tes karakteristik pribadi (TKP).

Setiawan Wangsaatmaja selaku Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), mengatakan bahwa siswa ikatan dinas akan diangkat menjadi CPNS. Namun, pengangkatan CPNS ikatan dinas itu bukan serta merta langsung menjadi CPNS setelah lulus dari tes Capra. Melainkan, setelah Capra menyelesaikan pendidikan dan memperoleh ijazah. "Jadi saat ini yang kami rekrut adalah calon siswa sekolah ikatan dinas, bukan CPNS," kata Iwan, sapaan akrabnya, hari Jumat (18/03/2016).

Iwan menambahkan bahwa para Capra itu akan diseleksi ketat, sama halnya seperti tes seleksi CPNS. Tahapan seleksi penerimaan Capra IPDN, diantaranya:
  1. Seleksi Administrasi;
  2. Tes Psikologi, Tes Integritas dan Kejujuran;
  3. Tes Kesehatan;
  4. Tes Kesamaptaan/Jasmani;
  5. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT);
  6. Cek Ulang Kesehatan;
  7. Cek Ulang Kesamaptaan/Jasmani;
  8. Wawancara Penentuan Akhir (Pantukhir);
Iwan menyebutkan, siswa akan diberikan pendidikan khusus yang memiliki tingkat kesulitan tertentu. Sebab, sekolah ikatan dinas bukanlah pendidikan yang mudah dan nantinya mereka akan menjadi seorang aparatur negara dalam negeri. "Rekrutmennya sangat selektif karena jabatan fungsional yang akan mereka isi bukanlah pekerjaan umum yang dapat dilakukan orang tanpa pendidikan spesifik," tutur Iwan.

Sementara, Ermaya Suradinata selaku Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sangat menyambut baik sistem penerimaan Capra IPDN secara terpadu dan online ini. Dirinya meyakini, hal ini bisa mencegah kejadian menitipkan Capra kepada orang dalam atau sering disebut praktik titip titipan oleh pejabat.

Tahun 2016 ini, IPDN mendapat kuota sebanyak 900 siswa, sama seperti tahun 2015 lalu. Namun, dari jumlah 900 itu belum tentu semuanya bakal terisi, sebab dari 23 ribu peserta yang mengikuti tes Capra IPDN tahun lalu, hanya terisi oleh 750 orang.

Bagi anda yang ingin menjadi siswa IPDN tahun 2016 dan ingin lulus di tes kompetensi dasar (TKD), bisa mempelajari dan miliki Paket LKIT tuk menguasai materi TKD.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: